Jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama sembilan hari libur natal dan tahun baru mengalami penurunan. Tercatat, jumlah laka lantas tahun ini, turun 23 persen dari periode yang sama di tahun lalu.

Dari data yang diberikan Kasubdit Bin Gakkum Dirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, kepada Liputan6.com, jumlah laka lantas tahun ini sebanyak 62 kejadian. Jumlah tersebut turun, dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebanyak 80 kejadian.

Jika berdasarkan faktor penyebab laka lantas, manusia masih jadi penyumbang terbesar. Mengantuk atau lelah menyebabkan 37 laka lantas. Namun, jumlah tersebut memang sudah turun 54 persen dari periode yang sama di tahun lalu, sebanyak 80 kejadian.

Faktor penyebab laka lantas terbesar kedua, melanggar batas kecepatan sebanyak sembilan kejadian, disusul tidak menjaga jarak dan tidak mengutamakan pejalan kaki, masing-masing delapan kejadian.

Sementara itu, berdasarkan waktu kejadian, pukul 18.00 sampai 21.00 menjadi yang terbanyak, yaitu 10 kejadian. Untuk pukul 21.00 sampai 24.00 dan 03.00 sampai 06.00 sebanyak sembilan kejadian.

Sedangkan berdasarkan jenis kecalakaan, tabrak lari paling banyak, yaitu 13 kejadian, tabrak depan-belakang, tabrak pejalan kaki, dan tabrak samping, masing-masing 12 kejadian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here